ikhlas

Thursday, November 29, 2018

HSI 8.14 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 12


Halaqah yang Ke empat belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 12.

  ④. Diantara contoh bahwa Allāh menjadikan ayat-ayat seorang Nabi sesuatu yang sesuai dengan keadaan kaumnya adalah mukjizat.

Nabi Muhammad ﷺ yang berupa Al-Quran dizaman beliau, ﷺ bahasa Arab mencapai zaman keemasan penyair penyair bertebaran, berlomba menyumbangkan kefashehannya & kedalamannya didalam berbahasa Arab. Maka Allāh Subhānahu wa Ta’āla dengan hikmah Nya menjadikan ayat yang paling besar bagi Nabi Muhammad ﷺ adalah sebuah kitab yang diturunkan yang tidak mampu seseorangpun menandinginya, seandainya berkumpul seluruh manusia & Jin untuk mendatangkan yang semisalnya dengan Al-Qur’an niscaya mereka tidak mampu jangan kan satu Al-Quran 10 surat pun mereka tidak mampu & jangan kan 10 surat, satu surat pun mereka tidak akan mampu.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

قُلْ لَئِنِ اجْتَمَعَتِ الْإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَىٰ أَنْ يَأْتُوا بِمِثْلِ هَٰذَا الْقُرْآنِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا

“katakanlah seandainya manusia Jin berkumpul untuk mendatangkan yang semisal Al-Qur’an niscaya mereka tidak akan bisa mendatangkannya meskipun sebagian mereka membantu sebagian yang lain”. (Al-Isra : 88)


Monday, November 26, 2018

HSI 8.13 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 11


Halaqah yang Ke tiga belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 11.

Diantara hikmah Allāh menjadikan ayat² seorang Nabi / mukjizat mereka adalah sesuatu yang sesuai dengan keadaan kaumnya dan lebih dahsyat supaya lebih menunjukkan kebenaran kenabian Nabi tersebut.

Diantara contohnya

① Kaum Nabi Sholeh / kaum Tsamud

Yang terkenal sebagai kaum yang terkuat & biasa memahat gunung untuk dijadikan rumah.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:
وَاذْكُرُوا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَاءَ مِنْ بَعْدِ عَادٍ وَبَوَّأَكُمْ فِي الْأَرْضِ تَتَّخِذُونَ مِنْ سُهُولِهَا قُصُورًا وَتَنْحِتُونَ الْجِبَالَ بُيُوتًا ۖ…

“dan ingatlah oleh kalian waktu Allāh menjadikan kalian pengganti² yang berkuasa sesudah kaum ‘Ad & memberikan tempat kepada kalian di bumi, kalian mendirikan istana² di tanah²nya yang datar & kalian memahat gunung² nya untuk dijadikan rumah”. (Al-A’raf : 74)

Friday, November 23, 2018

HSI 8.12 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 10


Halaqah yang Kedua belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 10.

Di antara cara beriman kepada para rasul alaihimus salam adalah keyakinan bahwa Allāh telah menguatkan mereka dengan tanda-tanda kekuasaan-Nya sebagai pembenaran terhadap kenabian mereka. Tanda² kekuasaan ini telah tersebar dikalangan kaum muslimin dengan nama Mukjizat.

Al Mu’jizat adalah jamak dari Al Mu’jizat, yang secara bahasa artinya adalah yang melemahkan orang lain sehingga tidak bisa mendatangkan yang semisalnya

Lafadz ini tidak ada di dalam Al-Qur’an dan Al Hadits, yang sering digunakan adalah Al Ayat & Al Bayyinat.

Al Ayat artinya adalah tanda² kekuasaan
Al Bayyinat artinya adalah bukti² yang jelas.


Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:
وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ ۖ وَآتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ…

“dan sungguh Kami telah memberikan kepada Musa Al Kitab (At Taurat) & Kami susulkan setelahnya para Rasul & Kami berikan kepada Isa Ibn Maryam Al Bayyinat” (Al-Baqarah : 87)

HSI 8.11 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 9


Halaqah yang Kesebelas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 9.

Diantara Cara Beriman kepada para Rasul alaihim salam adalah *Wajib Beriman Kepada Para Rasul Secara Terperinci Maupun Secara Global*.
Iman yang terperinci maksudnya adalah beriman dengan nama kabar², kisah² para Nabi yang datang didalam Alquran & Sunnah yang shahihah.
Adapun iman secara global maka yang dimaksud adalah beriman bahwa Allāh memiliki Nabi² & Rasul² selain yang disebut namanya didalam Alquran & AlHadits.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ مِنْهُمْ مَنْ قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ لَمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ ۗ

“dan sungguh Kami telah mengutus para Rasul sebelummu diantara mereka ada yang Kami kisahkan kepadamu & diantara mereka ada yang tidak Kami kisahkan kepadamu” [QS Ghafir 78]


Thursday, November 15, 2018

HSI 8.10 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 8


Halaqah yang Ke-10 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul "Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 8"

Diantara cara beriman kepada para adalah keyakinan yang mendalam bahwasanya Allāh telah memberikan beberapa keistimewaan bagi para Nabi dan Rasul.

Di antaranya:

① Wahyu

Allāh berfirman:
إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَىٰ نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ مِنْ بَعْدِهِ ۚ…

“Sesungguhnya Kami telah wahyukan kepada mu sebagaimana telah Kami wahyukan kepada Nuh & Nabi² setelah dia” (An-Nisa’ : 163)
Dan diantara keistimewaan para Nabi apabila meninggal dunia tidak diwarisi & keluarganya tidak berhak untuk mewarisi hartanya. Rasulullãh ﷺ bersabda:

لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ

kami tidak diwarisi apa yang kami ditinggalkan adalah shodaqoh (HR Al Bukhori dan Muslim)