ikhlas

Showing posts with label HSI 8. Show all posts
Showing posts with label HSI 8. Show all posts

Monday, January 14, 2019

HSI 8.25 Buah Dari Beriman Kepada Para Rasul Alaihimussalam


Halaqah yang Ke Dua Puluh Lima dari Silsilah Ilmiyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Buah Dari Beriman Kepada Para Rasul Alaihiussalam.

Diantara Buah Beriman kepada Para Rasul Alaihiussalam

① Seseorang jadi mengetahui rahmat Allāh & perhatian Allāh yang besar terhadap hamba²Nya dengan cara mengutus para Rasul kepada mereka supaya memberikan petunjuk kepada mereka & menjelaskan kepada mereka beribadah kepada Allāh & bagaimana cara beribadah kepada Allāh, karena akal manusia tidak bisa berdiri sendiri tanpa wahyu dari Allāh ajja wajalla

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

“sungguh Allāh telah memberikan karunia kepada orang² yang beriman ketika Allāh mengutus diantara mereka seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri yang membacakan atas mereka ayat²Nya & membersihkan mereka & mengajarkan kepada mereka Al Kitab & hikmah. Dan sungguh mereka sebelumnya berada didalam kesesatan yang nyata” (Ali ‘Imran : 164)


Thursday, January 3, 2019

HSI 8.24 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 22


Halaqah yang Ke Dua Puluh empat dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 22.

Diantara cara beriman kepada para rasul alaihimus salam adalah mengetahui beberapa persamaan antara Nabi & Rasul. Mereka semua adalah manusia Laki-laki dan Merdeka

Mereka adalah manusia maksudnya adalah bukan dari kalangan Jin & bukan dari kalangan Malaikat.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:
وَمَا مَنَعَ النَّاسَ أَنْ يُؤْمِنُوا إِذْ جَاءَهُمُ الْهُدَىٰ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَبَعَثَ اللَّهُ بَشَرًا رَسُولًا

”Dan tidaklah menghalangi manusia untuk beriman ketika datang kepada mereka petunjuk kecuali ucapan mereka, apakah Allāh mengutus seorang manusia sebagai seorang Rasul” (Al-Isra : 94)
Dan Allāh mengatakan:
وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَجَعَلْنَا فِي ذُرِّيَّتِهِ النُّبُوَّةَ وَالْكِتَابَ…

”Dan Kami telah memberikan Ishak & juga Yakub kepada Ibrahim & kami jadikan kenabian & kitab didalam keturunannya… “ (Al-Ankabut :27)

HSI 8.23 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 21


Halaqah yang Ke Dua Puluh tiga dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 21.

Setelah kita memahami mukjizat, Al Karomah & Al Akhwal assyaithoniyyah dan yang berkaitan dengannya maka melanjutkan poin² tentang tata cara beriman kepada para rasul.

Diantara tata cara beriman kepada para rasul alaihimus salam adalah beriman dengan nama-nama para Nabi Rasul yang Allāh telah sebutkan namanya didalam Alquran mereka berjumlah 25 orang, 18 Diantaranya disebutkan berturut-turut didalam surat Al An’am & 7 orang berpisah² didalam surat yang lain. 18 nama didalam surat Al An’am adalah

1. Ibrahim
2. Ishaq
3. Ya’qub
4. Nuh
5. Daud
6. Sulaiman
7. Ayyub
8. Yusuf
9. Musa
10. Harun
11. Zakaria
12. Yahya
13. Isa
14. Ilyas
15. Ismail
16. Al Yasa
17. Yunus
18. Luth

Alaihimus salam (Al An’am 83-86)

Friday, December 28, 2018

HSI 8.22 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 20


Halaqah yang Ke Dua Puluh dua dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 20.

④ Al Karomah menambah keimanan, ketakwaan & kerendahan hati pada pemiliknya, sedangkan Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah menambah kekufuran & kejauhan dari Allāh ajja wajalla.

Didalam kitab Hilyatul Auliya Abu Nu’āim rahimahullah membawakan dengan sanadnya kisah Abu Muslim Al Khaulani seorang yang shaleh dengan Al Aswad Al Amsyi orang yang mengaku menjadi Nabi berkata Syaroh bin Al Khaulani ketika Al Aswad bin qois bin dimar Al Amsyi di Yaman muncul dipanggilah Abu Muslim maka Al Amsyi berkata “apakah engkau bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasulullãh? ”

berkata ABU muslim 
 
“Iya”

kembali Al Amsyi bertanya

"apakah engkau bahwa aku adalah Rasulullãh? ”

berkata ABU muslim 
 
“aku tidak mendengar”

HSI 8.21 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 19


Halaqah yang Ke Dua Puluh Satu dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 19.

Diantara hal yang perlu diketahui seorang muslim adalah perbedaan Al Karomah & Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah, karena sering terjadi seseorang menganggap Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah sebagai Al Karomah, menganggap seorang wali syaitan sebagai wali Allāh.

Berikut adalah perbedaan antara Al Karomah & Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah (semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla memberikan Taufik kita semua & menerangi diri kita dengan ilmu agama, diantara perbedaan antara Al Karomah & Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah :

① Melihat perjalanan hidup orang tersebut, kalau dia adalah seorang mukmin yang bertakwa maka ini adalah Al Karomah dan kalau sebaliknya dia bukan seorang yang mukmin & bukan orang yang bertakwa maka itu adalah Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah.

Berkata syaikh Abdul Aziz bin baz rahimahullah
وشرط كونها كرامةً أن يكون من جرت على يده هذه الكرامةُ مستقيمًا على الإيمان ومتابعة الشريعة فإن كان خلاف ذلك فالجاري على يده من الخوارق يكون من الأحوال الشيطانية 1:49

“Dan sesuatu yang luar biasa menjadi Karomah di syarat kan orang yang mendapatkan Karomah tersebut adalah orang yang istiqomah diatas iman & mengikuti syariat. Adapun apabila sebaliknya maka sesuatu yang luar biasa yg terjadi pada dirinya adalah termasuk Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah".


Friday, December 21, 2018

HSI 8.20 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 18


Halaqah yang Ke Dua Puluh dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 18.

Disana ada perbedaan antara Al Mu’jizat dengan Al Karomah

① Al Mu’jizat disertai dengan pengakuan sebagai seorang Nabi sedangkan Al Karomah tidak disertai dengan pengakuan sebagai seorang Nabi tetapi terjadi Al Karomah dengan sebab dia mengikuti & beriman dengan Nabi & istiqomah diatasnya.

② Al Mu’jizat terjadi pada seorang Nabi & Nabi adalah manusia laki-laki yang merdeka sedangkan Al Karomah bisa terjadi bisa terjadi pada seorang Jin atau manusia, hamba sahaya atau orang yang merdeka, seorang laki-laki ataupun perempuan. Kalau mereka adalah orang-orang yang sholeh seperti yang terjadi pada Maryam & juga Safinah maula Rasulullãh ﷺ.

③ Al Mu’jizat sesuatu yang luar biasa disemua tempat & masa sedangkan Al Karomah adalah sesuatu yang luar biasa di tempat & juga masa tertentu saja, sedangkan Al Karomah adalah sesuatu yang luar biasa menurut tempat & masa tertentu saja. Oleh karena itu apa yang terjadi Maryam alaihi salam berupa ditemukannya makanan musim panas dimusim dingin & sebaliknya adalah sesuatu yang biasa di jaman sekarang


Monday, December 17, 2018

HSI 8.19 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 17


Halaqah yang Ke Sembilan belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 17.

Setelah kita mengetahui tentang Al Karomah yang Allāh berikan kepada wali-Nya, maka hendaklah kita mengenal tentang Al Akhwal Asy-syaithoniyyah (keadaan² syaitan).

Al Akhwal Asy-syaithoniyyah/keadaan² syaitan adalah perkara² yang diluar kebiasaan yang terjadi pada seorang wali syaitan sebagai Istidroj.

Wali syaitan adalah pengikut syaitan & penolong syaitan. yang dimaksud dengan Istidroj adalah dibiarkan supaya bertambah kekufurannya kemudian di azab.

Dan diantara dalil yang menunjukkan adanya wali² syaitan adalah firman Allāh :
وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Dan orang-orang yang kafir, maka wali² nya adalah Thogut yang mengeluarkan mereka dari cahaya menuju kegelapan, mereka adalah penduduk Neraka, mereka kekal didalamnya”. (Al-Baqarah : 257)

Friday, December 14, 2018

HSI 8.18 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 16


Halaqah yang Ke Delapan belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 16.

Diantara dalil dari As-Sunnah atas adanya Al Karomah:

① Kisah Abu bakar Asy Sidik radiallahu anhu ketika memberi makan sebagian ahlu suffah yang datang kepada beliau, setiap kali mereka mengambil satu suapan maka makanannya bertambah banyak

Diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhori & Al Imam Muslim.

② kisah dua orang shahabat Nabi ﷺ, yaitu Usaid bin Hudhair & Abbad bin Bisr semoga Allāh meridhoi keduanya. Ketika keduanya keluar dari sisi Nabi ﷺ, disuatu malam yang gelap gulita dan didepan mereka ada cahaya, kemudian ketika mereka berpisah terbagi lah cahaya tersebut menjadi dua.

Diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhâri

③ kisah Juraij seorang laki-laki yang shaleh dari kalangan Bani Israel yang dituduh berzina dengan seorang wanita ia mengaku hamil karena Juraij, kemudian ketika wanita tersebut melahirkan maka Juraij mengusap kepala bayi tersebut, sehingga bayi tersebut tersebut bisa menyebutkan siapa bapaknya.

Diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhori & Al Imam Muslim

Tuesday, December 11, 2018

HSI 8.17 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 15


Halaqah yang Ke Tujuh belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 15.

Meyakini adanya Al Karomah adalah termasuk pokok akidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

Berkata Syaikhul Islam rahimahullah didalam kitab beliau Al Aqidah Al Wasitiyah
ومن عص

” termasuk pokok² Ahlus Sunnah adalah membenarkan Karomah para wali & perkara² diluar kebiasaan yang Allāh jalankan pada diri mereka”
Keyakinan dengan adanya Al Karomah berdasarkan dalil² dari Al Quran, As Sunnah & juga Ijma.

Adapun dari Alquran

① Kisah Maryam dengan Nabi Zakaria alaihi wa sallam

Dimana Nabi Zakaria alaihi salam adalah orang yang menanggung makanan bagi Maryam, yang telah mengkhususkan dirinya untuk beribadah kepada Allāh, namun sesuatu yang luar biasa setiap kali Zakaria memasuki mihrob Maryam dia mendapatkan makanan.

Thursday, December 6, 2018

HSI 8.16 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 14


Halaqah yang Ke Enam belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 14.

Diantara perkara Aqidah yang berkaitan dengan Al Mu’jizat adalah beriman dengan Al Karomah.

Al Karomah secara bahasa adalah pemberian.

Secara syariat: sebuah perkara diluar kebiasaan yang terjadi pada seorang wali Allāh.

Sebuah perkara diluar kebiasaan maksudnya Karomah bukan pemberian /kenikmatan biasa, yang dimaksud dengan kebiasaan adalah kebiasaan manusia di zaman tersebut yang terjadi pada seorang wali Allāh, berarti Karomah tidak terjadi pada seorang Nabi & tidak pula pada wali Syaitan.

Yang dimaksud dengan wali Allāh : setiap orang yang beriman & bertakwa.

HSI 8.15 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 13


Halaqah yang Ke lima belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 13.

Ayat-ayat yang Allāh berikan kepada Nabi Muhammad ﷺ sangat banyak, hal ini menunjukkan keutamaan beliau disisi Allāh & menunjukkan betapa pentingnya risalah yang beliau bawa, karena risalah beliau adalah risalah yang terakhir & tidak ada lagi risalah setelah risalah beliau ﷺ.

Dan diantara ayat-ayat atau mukjizat² tersebut:

① Al Isro & Al Mi’roj

Al Isro: dijalankannya Nabi Muhammad ﷺ diwaktu malam dari Al Masjidil Harom yang ada di Makkah ke Masjidil Aqso yang ada di Palestina.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman :
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

“Maha Suci Dzat yang telah menjalankan hambaNya dimalam hari dari Al Masjid Harom Ke Al Masjid Aqso yang Kami berkahi sekitarnya untuk Kami tunjukkan kepadanya sebagian dari ayat-ayat Kami, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (Al-Isra : 1)

Thursday, November 29, 2018

HSI 8.14 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 12


Halaqah yang Ke empat belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 12.

  ④. Diantara contoh bahwa Allāh menjadikan ayat-ayat seorang Nabi sesuatu yang sesuai dengan keadaan kaumnya adalah mukjizat.

Nabi Muhammad ﷺ yang berupa Al-Quran dizaman beliau, ﷺ bahasa Arab mencapai zaman keemasan penyair penyair bertebaran, berlomba menyumbangkan kefashehannya & kedalamannya didalam berbahasa Arab. Maka Allāh Subhānahu wa Ta’āla dengan hikmah Nya menjadikan ayat yang paling besar bagi Nabi Muhammad ﷺ adalah sebuah kitab yang diturunkan yang tidak mampu seseorangpun menandinginya, seandainya berkumpul seluruh manusia & Jin untuk mendatangkan yang semisalnya dengan Al-Qur’an niscaya mereka tidak mampu jangan kan satu Al-Quran 10 surat pun mereka tidak mampu & jangan kan 10 surat, satu surat pun mereka tidak akan mampu.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

قُلْ لَئِنِ اجْتَمَعَتِ الْإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَىٰ أَنْ يَأْتُوا بِمِثْلِ هَٰذَا الْقُرْآنِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا

“katakanlah seandainya manusia Jin berkumpul untuk mendatangkan yang semisal Al-Qur’an niscaya mereka tidak akan bisa mendatangkannya meskipun sebagian mereka membantu sebagian yang lain”. (Al-Isra : 88)


Monday, November 26, 2018

HSI 8.13 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 11


Halaqah yang Ke tiga belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 11.

Diantara hikmah Allāh menjadikan ayat² seorang Nabi / mukjizat mereka adalah sesuatu yang sesuai dengan keadaan kaumnya dan lebih dahsyat supaya lebih menunjukkan kebenaran kenabian Nabi tersebut.

Diantara contohnya

① Kaum Nabi Sholeh / kaum Tsamud

Yang terkenal sebagai kaum yang terkuat & biasa memahat gunung untuk dijadikan rumah.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:
وَاذْكُرُوا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَاءَ مِنْ بَعْدِ عَادٍ وَبَوَّأَكُمْ فِي الْأَرْضِ تَتَّخِذُونَ مِنْ سُهُولِهَا قُصُورًا وَتَنْحِتُونَ الْجِبَالَ بُيُوتًا ۖ…

“dan ingatlah oleh kalian waktu Allāh menjadikan kalian pengganti² yang berkuasa sesudah kaum ‘Ad & memberikan tempat kepada kalian di bumi, kalian mendirikan istana² di tanah²nya yang datar & kalian memahat gunung² nya untuk dijadikan rumah”. (Al-A’raf : 74)

Friday, November 23, 2018

HSI 8.12 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 10


Halaqah yang Kedua belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 10.

Di antara cara beriman kepada para rasul alaihimus salam adalah keyakinan bahwa Allāh telah menguatkan mereka dengan tanda-tanda kekuasaan-Nya sebagai pembenaran terhadap kenabian mereka. Tanda² kekuasaan ini telah tersebar dikalangan kaum muslimin dengan nama Mukjizat.

Al Mu’jizat adalah jamak dari Al Mu’jizat, yang secara bahasa artinya adalah yang melemahkan orang lain sehingga tidak bisa mendatangkan yang semisalnya

Lafadz ini tidak ada di dalam Al-Qur’an dan Al Hadits, yang sering digunakan adalah Al Ayat & Al Bayyinat.

Al Ayat artinya adalah tanda² kekuasaan
Al Bayyinat artinya adalah bukti² yang jelas.


Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:
وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ ۖ وَآتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ…

“dan sungguh Kami telah memberikan kepada Musa Al Kitab (At Taurat) & Kami susulkan setelahnya para Rasul & Kami berikan kepada Isa Ibn Maryam Al Bayyinat” (Al-Baqarah : 87)

HSI 8.11 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 9


Halaqah yang Kesebelas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul adalah Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 9.

Diantara Cara Beriman kepada para Rasul alaihim salam adalah *Wajib Beriman Kepada Para Rasul Secara Terperinci Maupun Secara Global*.
Iman yang terperinci maksudnya adalah beriman dengan nama kabar², kisah² para Nabi yang datang didalam Alquran & Sunnah yang shahihah.
Adapun iman secara global maka yang dimaksud adalah beriman bahwa Allāh memiliki Nabi² & Rasul² selain yang disebut namanya didalam Alquran & AlHadits.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ مِنْهُمْ مَنْ قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ لَمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ ۗ

“dan sungguh Kami telah mengutus para Rasul sebelummu diantara mereka ada yang Kami kisahkan kepadamu & diantara mereka ada yang tidak Kami kisahkan kepadamu” [QS Ghafir 78]


Thursday, November 15, 2018

HSI 8.10 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 8


Halaqah yang Ke-10 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul "Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 8"

Diantara cara beriman kepada para adalah keyakinan yang mendalam bahwasanya Allāh telah memberikan beberapa keistimewaan bagi para Nabi dan Rasul.

Di antaranya:

① Wahyu

Allāh berfirman:
إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَىٰ نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ مِنْ بَعْدِهِ ۚ…

“Sesungguhnya Kami telah wahyukan kepada mu sebagaimana telah Kami wahyukan kepada Nuh & Nabi² setelah dia” (An-Nisa’ : 163)
Dan diantara keistimewaan para Nabi apabila meninggal dunia tidak diwarisi & keluarganya tidak berhak untuk mewarisi hartanya. Rasulullãh ﷺ bersabda:

لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ

kami tidak diwarisi apa yang kami ditinggalkan adalah shodaqoh (HR Al Bukhori dan Muslim)


Tuesday, November 13, 2018

HSI 8.09 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 7


Halaqah yang Ke-9 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul "Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 7"

Diantara cara beriman dengan para Rasul adalah keyakinan yang kuat bahwa seluruh Nabi & Rasul alaihimus salam telah bersepakat dalam berdakwah kepada Tauhid & mengingatkan umat mereka dari kesyirikan.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ ۖ…

“Dan sungguh Kami telah mengutus kepada setiap umat seorang Rasul kepada kalian hanya menyembah kepada Allāh & jauhilah Thogut” (An-Nahl : 36)



yang dimaksud dengan Thogut adalah sesuatu yang disembah selain Allāh

Didalam ayat yang lain Allāh mengatakan:
وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Kami mengutus sebelum mu seorang Rasul kecuali kami wahyukan kepadanya bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Aku maka hendaklah kalian menyembah hanya kepadaKu” (Al-Anbiya’ : 25)


HSI 8.08 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 6


Halaqah yang Ke-8 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul "Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 6"

Diantara cara beriman dengan para Rasul alaihimus salam adalah keyakinan bahwa Allāh melebihkan sebagian Nabi dan Rasul diatas sebagian yang lain tanpa merendahkan & melecehkan harga diri & kedudukan yang lain.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۘ

“Itu adalah para Rasul, Kami telah muliakan sebagian mereka diatas sebagian yang lain” (Al-Baqarah : 253)

Dan Allāh berfirman:
وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّينَ عَلَىٰ بَعْضٍ ۖ…

“Dan sungguh Kami telah memuliakan sebagian Nabi diatas sebagian yang lain” (Al-Isra : 55)


Adapun ayat yang berbunyi
… لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ…

“Kami tidak membedakan diantara seorangpun dari Rasul-RasulNya” (Al-Baqarah : 285)


Monday, November 5, 2018

HSI 8.07 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 5


Halaqah yang ke-7 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul "Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 5".

Diantara cara beriman dengan para Rasul adalah waspada dari ghuluw atau berlebihan terhadap para Rasul alaihim wa salam, seperti menganggap beliau mengetahui yang ghaib atau mensifati beliau dengan sifat² ketuhanan dan Allāh 'azza wajalla melarang Ahlu kitab dari sikap ghuluw dengan firman-Nya:
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ وَلَا تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ ۚ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللَّهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَىٰ مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۖ وَلَا تَقُولُوا ثَلَاثَةٌ ۚ…

“Wahai Ahlu kitab janganlah kalian berlebih-lebihan didalam agama kalian & janganlah kalian berkata atas nama Allāh kecuali kebenaran, sesungguhnya Isa Ibn Maryam adalah Rasulullãh dan kalimatnya yang dia lemparkan kepada Maryam dan dia adalah Ruh dariNya maka berimanlah kalian kepada Allāh dan RasulNya dan janganlah kalian katakan Tuhan itu tiga… ”(An-Nisa’ : 171)



Thursday, November 1, 2018

HSI 8.06 - Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 4


Halaqah yang ke-6 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada Rasul Allāh "Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 4"

Diantara cara beriman kepada para rasul adalah meyakini bahwa mereka maksum yaitu terjaga dari dosa besar seperti:

- Zina
- Mencuri
- Menipu
- Sihir
- Membuat berhala, dll


Ini adalah kesepakatan umat, adapun orang Yahudi dan Nashrani maka mereka menganggap para Nabi dan Rasul melakukan Dosa besar, seperti keyakinan bahwa Nabi Harun dialah yang membuat berhala & keyakinan bahwa Nabi Ibrahim mengorbankan Istri nya (Sarah) kepada Firaun & seperti keyakinan bahwa Nabi Luth alaihi salam mabuk dll.