ikhlas

Wednesday, September 11, 2019

HSI 10.32 Orang-orang Quraisy Meminta Mu'jizat


Halaqah yang Tiga Puluh Dua dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah Adalah *”Orang-orang Quraisy meminta Mukjizat“*.

Orang-orang Quraisy semakin keras didalam menentang dakwah Rasulullãh ﷺ, mereka menggunakan cara yang lain didalam usaha menghentikan dakwah Nabi ﷺ & melemahkan beliau, yaitu dengan cara meminta beliau ﷺ untuk mendatangkan mukjizat yang menunjukkan bahwa beliau ﷺ adalah seorang Nabi semua itu mereka lakukan hanya ingin membantah & mendustakan beliau ﷺ.

Berkata orang-orang Quraisy kepada Nabi ﷺ

berdoalah kamu kepada Rabb mu untuk kami supaya Allāh menjadikan bukit Shofa ini emas & kamipun akan beriman denganmu

Beliau ﷺ berkata

dan apakah kalian benar akan melakukannya?

Mereka menjawab

ia

Berkata Abdullah, maka Nabi pun berdoa kemudian datanglah Jibril alaihi salam & berkata

sesungguhnya Rabbmu ajja wajalla mengucapkan salam untuk mu & Allāh berkata kalau kamu ingin maka bukit Shofa ini akan menjadi emas untuk mereka kemudian barangsiapa yang kafir diantara mereka setelah itu Aku akan mengazab dengan azab yang belum pernah Aku mengazab dengannya seorang pun dialam ini & kalau engkau ingin maka mereka akan diberi pintu Taubat & rahmat

Berkata Nabi ﷺ

pintu Taubat & rahmat

Hadīts riwayat Ahmad & Al Hakim & beliau menshahihkannya.

Berkata Abdullah Ibn Abbas maka Allāh menurunkan ayat ini
وَمَا مَنَعَنَا أَنْ نُرْسِلَ بِالْآيَاتِ إِلَّا أَنْ كَذَّبَ بِهَا الْأَوَّلُونَ ۚ وَآتَيْنَا ثَمُودَ النَّاقَةَ مُبْصِرَةً فَظَلَمُوا بِهَا ۚ..
[QS Al-Isra’ 59]

maka tidaklah mencegah Kami untuk mengirim tanda tanda kekuasaan Kami (mukjizat) kecuali karena sebab orang² terdahulu yang mereka telah mendustakan & Kami telah berikan kepada Tsamud Unta sebagai mukjizat
Riwayat ini diriwayatkan oleh Al Imam Ahmad dengan sanad yang jayyid.

Maksudnya sebagaimana mukjizat Hud alaihi salam tidak bermanfaat kepada kaumnya maka demikian pula orang² musyrikin Quraisy, mukjizat Nabi ﷺ tidak bermanfaat bagi mereka.

Akan tetapi ketika mereka (orang² Quraisy) terus meminta kepada Nabi ﷺ mukjizat akhirnya Nabi memenuhi permintaan mereka & memperlihatkan kepada mereka terbelahnya bulan sehingga disebutkan Gunung Hira berada diantara keduanya.

Hadīts riwayat Al Bukhari & Muslim.

Abdullāh bin Mas’ud saat itu melihat sendiri bagaimana terbelahnya bulan di Mekkah & atsar kisah ini ada didalam shahih Bukhori & Muslim.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla telah menceritakan kejadian ini didalam Al Qur’an, Allāh mengatakan
اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ
وَإِنْ يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُسْتَمِرٌّ
[QS Al-Qamar 1-2]

telah dekat hari kiamat & telah terbelah bulan & apabila mereka melihat tanda kekuasaan mereka berpaling & mengatakan ini adalah sihir yang terus menerus
Demikianlah orang-orang musyrikin yang mereka memang ingin membantah & mendustakan setelah melihat terbelahnya bulan mereka mengatakan ini adalah sihir

Ada riwayat bahwa sebagian orang-orang Quraisy menawarkan harta & wanita kepada Nabi ﷺ dengan harapan Nabi menghentikan dakwah nya sebagaimana didalam Al Musanaf karya Ibnu Abi Syaibah & yang lain, namun didalam sanadnya ada pembicaraan.

Sebagaimana disana ada riwayat dimana mereka menawarkan kepada Nabi ﷺ supaya mereka bergantian didalam beribadah, Nabi menyembah Tuhan² mereka selama setahun & mereka akan menyembah selama setahun.
Diriwayatkan oleh Ath Thabary didalam Ta’rif nya & didalam sanadnya juga ada pembicaraan.

Adanya pembicaraan didalam sanad bukan berarti peristiwa itu tidak terjadi sama sekali, banyak sekali disana kejadian² didalam sejarah yang terjadi & kita tidak bisa menegakkan dalil dalil yang shahih atasnya.

Demikian yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.

*Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.

Tuesday, September 10, 2019

HSI 10.31 Perundingan Orang Quraisy kepada Abu Thalib


Halaqah yang Tiga Puluh Satu dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah Adalah *”Perundingan Orang Quraisy kepada Abu Tholib “*.

Ketika melihat kesabaran orang-orang Islām atas siksaan & azab Orang-orang Quraisy maka orang² Quraisy mencari cara lain untuk menghentikan dakwah ini mereka mendatangi Abu Tholib paman Rasulullãh ﷺ & meminta kepada Abu Tholib supaya menghentikan dakwah nya berkata Uqail bin Abu Tholib & beliau saat itu melihat kejadiannya datang orang² Quraisy kepada Abu Tholib kemudian mereka berkata

sesungguhnya anak saudara kamu ini telah menyakiti kami didalam perkumpulan² kami & tempat beribadah kami , maka laranglah dia

Berkata Abu Tholib

wahai Uqail pergilah kemudian datangkanlah Muhammad kepadaku

Maka akupun kepada Muhammad kemudian aku mengeluarkan beliau dari sebuah rumah kecil kemungkinan didatangkan Muhammad diwaktu siang disaat matahari menyengat sehingga beliau mencari² bayangan untuk berjalan karena sangat panas nya.

Ketika beliau mendatangi mereka berkata Abu Tholib

sesungguhnya mereka anak² pamanmu telah menyangka bahwa engkau menyakiti mereka diperkumpulan mereka & tempat ibadah mereka maka berhentilah

Kemudian Rasulullãh ﷺ mengarahkan pandangan ke langit & berkata

apakah kalian melihat Matahari ini?

Mereka berkata

ia

Beliau mengatakan

aku tidak lebih bisa meninggalkan dakwah ini daripada kalian, meskipun kalian menyulut api

Berkata Abu Tholib

demi Allāh anak saudaraku tidak berdusta maka pulanglah kalian

Kisah ini dikeluarkan oleh Ibn Ishaq di dalam Asyiar Al mauraji.

Setelah gagal melakukan perundingan maka semakin keras tekanan orang-orang Quraisy kepada Rasulullãh ﷺ.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Abdullāh Roy
Di kota Pandeglang

*Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.

Wednesday, September 4, 2019

HSI 10.30 Ujian Bagi Kaum Muslimin Yang Lemah


Halaqah yang Tiga Puluh dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang Ujian Bagi Kaum Muslimin Yang Lemah

Gangguan orang² musyrikin tidak hanya berupa tuduhan batil, pendustaan bagi Rasulullãh ﷺ. Bahkan keadaannya semakin parah & kejam khususnya bagi orang² yang lemah mereka disiksa & diazab untuk menggunakan agama mereka & menakut²i yg lain.

Berkata Abdullah bin Mas’ud

orang yang pertama kali menampakkan keIslaman nya adalah 7 orang


  1. Rasulullãh
  2. Abu Bakar
  3. Ammar
  4. Ibu Ammar (Sumayyah)
  5. Suhaib
  6. Bilal
  7. Al Miqdad
Adapun Rasulullãh ﷺ maka Allāh menjaga beliau dengan sebab pamannya Abu Tholib, adapun Abu Bakar maka Allāh menjaga beliau dengan sebab kaumnya, adapun yang lain mereka disiksa oleh orang² musyrikin mereka dipakaikan pakaian besi & dipanggang di terik matahari maka tidak ada seorang pun kecuali mengikuti kemauan mereka kecuali Bilal maka mereka pun menyerahkan Bilal kepada anak²nya & dibawa mengelilingi Jalan ² kota Mekkah & dia berkata 

Ahad, Ahad

kemudian setelah itu Abu Bakar membeli Bilal & membebaskannya. Atsar ini diriwayatkan oleh Imam Bukhori

Diantara yang dibebaskan Abu Bakar & dia dahulu disiksa adalah
  • Amir bin Fukhairah
  • Nudhairoh
  • Ummu Ubais
  • An Na’dzhyah & saudarinya dll
Ketika Abu Bakar banyak membebaskan orang² yang lemah maka bapaknya yaitu Abu Kuhafah berkata

seandainya engkau memerdekakan para laki² yang kuat yang mereka kelak akan menjaga mu

Maka Abu Bakar menjelaskan bahwa beliau membebaskan karena Allāh bukan karena penjagaan sehingga turunlah firman Allāh
فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَاتَّقَىٰ
وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَىٰ
فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَىٰ

maka adapun orang yang memberi & bertakwa & membenarkan surga maka Kami akan mudahkan urusannya
Sampai firman Allāh
وَمَا لِأَحَدٍ عِنْدَهُ مِنْ نِعْمَةٍ تُجْزَىٰ
إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْأَعْلَىٰ
وَلَسَوْفَ يَرْضَىٰ
[QS Al-Lail 5~21]

dan tidaklah yang dia lakukan untuk membalas nikmat yang diberikan orang lain kecuali mencari wajah Rabb nya Yang Maha Tinggi & kelak Dia akan ridho
Ammar bin Yasir & keluarganya menghadapi ujian yang berat sehingga terpaksa Ammar mengucapkan ucapan yang kufur, maka turunlah firman Allāh
… إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُ مُطْمَئِنٌّ بِالْإِيمَانِ…
[QS An-Nahl 106]

Kecuali orang yang dipaksa & hatinya tenang dengan keimanan
Khobbab bin Al Arf yang bekerja sebagai pandai besi juga mendapat siksaan di jalan Allāh sehingga beliau meminta Rasulullãh ﷺ supaya berdoa kepada Allāh agar Allāh menurunkan pertolongan.
Hadits Imam Bukhori

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Abdullāh Roy
Di kota Pandeglang

*Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.

HSI 10.29 Ujian Setelah dakwah Jahriyah Bagian 2


Halaqah yang Kedua Puluh Sembilan dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang Ujian Setelah Dakwah Jahriyah Bagian 2

Semakin hari semakin bertambah gangguan orang Quraisy terhadap Rasulullãh ﷺ & dakwah beliau.

Berkata Abu Jahl

apakah Muhammad bersujud di depan kalian? Mereka berkata iya_ Abu Jahal mengatakan _Demi Latta & Uzza seandainya aku melihat dia melakukan demikian niscaya aku akan menginjak lehernya atau mendorong wajahnya di tanah

Maka Abu Jahl mendatangi Rasulullãh ﷺ yang sedang shalat & ingin menginjaknya tiba-tiba dia mundur kebelakang & menahan dengan tangannya maka ada yang berkata

kenapa kamu 

dia mengatakan 

sesungguhnya antara diriku & dirinya ada parit dari api kejadian yang sangat menakutkan dan sayap².

Berkata Rasulullãh ﷺ
seandainya dia mendekat niscaya akan disambar Malaikat² sehingga terputus anggota tubuhnya satu persatu. Hadīts ini diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Marwah Ibn Abu Zubair pernah bertanya kepada Abdullah bin Amr Ibn Ash

kabarkan kepadaku tentang perkara yang paling berat yang dilakukan oleh orang-orang musyrikin kepada Rasulullãh ﷺ

Beliau berkata ketika Rasulullãh ﷺ dihalaman Ka’bah tiba-tiba datang Uqbah bin Abi Muit kemudian dia menarik pundak Rasulullãh ﷺ kemudian melingkarkan baju beliau dileher beliau & mencekik Rasulullãh ﷺ dengan cekikan yang keras kemudian datanglah Abu Bakar & menarik pundak Rasulullãh ﷺ & melindungi beliau kemudian membaca firman Allāh
وَقَالَ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَانَهُ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَنْ يَقُولَ رَبِّيَ اللَّهُ وَقَدْ جَاءَكُمْ بِالْبَيِّنَاتِ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ
[QS Ghafir 28]

apakah kalian membunuh seorang laki-laki yang mengatakan Rabb ku adalah Allāh & telah datang kepada kalian dengan bukti² yang nyata dari Rabb kalian
Atsar ini diriwayatkan oleh Ibn Abi Saibah di dalam Musanaf dengan sanad yang Hasan.

Mencaci & mengejek Rasulullãh ﷺ & dakwah beliau adalah salah satu cara yang dilakukan orang² Musyrikin untuk memalingkan manusia dari dakwah Nabi ﷺ.

Diantara gangguan terakhir mereka kepada Nabi ﷺ Sebelum berhijarah ke kota Madinah adalah apa yang diceritakan oleh Abdullah Ibn Abbas, beliau mengatakan

_sesungguhnya orang Quraisy berkumpul di Hajar Aswad & saling bersumpah dengan Latta, Ujja & Mannaf, seandainya kita semua bersatu & tidak meninggalkan dia (Muhammad) sampai kita membunuhnya, maka datanglah Fatimah dalam keadaan menangis menemui Rasulullãh ﷺ & berkata sekelompok orang diantara kaum mu sedang di Hajar Aswad & saling berjanji seandainya mereka melihat mu mereka akan mendatangimu & membunuhmu tidak ada diantara mereka kecuali mengetahui bagiannya dari darahmu.

Beliau ﷺ berkata 

“wahai putri kecil ku dekatkanlah air wudhu ini” 

kemudian beliau berwudhu dan masuk ke dalam Masjidil Haram. Ketika mereka melihat beliau mereka berkata ini dia maka tiba-tiba mereka menundukkan pandangan & diam ditempat mereka & tidak bisa mengangkat pandangan mereka kepada Rasulullãh ﷺ & tidak ada diantara mereka yang bisa berdiri, maka Rasulullãh ﷺ mendatangi mereka & berdiri dihadapan mereka kemudian mengambil segenggam tanah & melemparkan kearah mereka seraya berkata 

“jeleklah wajah² ini"

Berkata Abdullah bin Abbas

maka tidaklah kerikil tidaklah mengenai salah seorang dari mereka kecuali dia terbunuh diperang Badr dalam keadaan kafir

Hadīts ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan dua sanad yang shahih.

Dan kejadian yang serupa terjadi juga pada malam hijrah nya Rasulullãh ﷺ.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Abdullāh Roy
Di kota Pandeglang

*Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.

HSI 10.28 Ujian Setelah dakwah Jahriyah Bagian 1


Halaqah yang Kedua Puluh Delapan dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah adalah tentang Ujian Setelah Dakwah Jahriyah Bagian 1

Setelah Dakwah Tauhid dengan Jahriyah Rasulullãh ﷺ & para Shahabat mendapatkan ujian berat & gangguan dari orang² musyrikin baik secara fisik maupun cacian. Ketika turun firman Allāh

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ

Datanglah Ummu Jamiil bintu Harb (istri dari Abu Lahab) dan berkata

مُذَمَّمًا أَبَيْنَا وَدِينَهُ قَلَيْنَا وَأَمْرَهُ عَصَيْنَا

orang yang tercela kami tidak mau, & agamanya kami benci & perintahnya kami maksiati

Dan saat itu Rasulullãh ﷺ duduk di Masjidil Haram bersama Abu Bakar.

Hadith ini diriwayatkan oleh Al Khumaidi didalam Musnadnya & dia adalah hadits yg Hasan lighoirihi.

Di dalam shahih Al Bukhari diriwayatkan bahwasanya Rasulullãh ﷺ bersabda :
أَلاَ تَعْجَبُونَ كَيْفَ يَصْرِفُ اللَّهُ عَنِّي شَتْمَ قُرَيْشٍ وَلَعْنَهُمْ، يَشْتِمُونَ مُذَمَّمًا، وَيَلْعَنُونَ مُذَمَّمًا وَأَنَا مُحَمَّد

apakah kalian tidak takjub bagaimana Allāh memalingkan dariku celaan orang Quraisy & laknat mereka, mereka mencela mudzammam & melaknat Mudzammam sedangkan aku adalah Muhammad
Makna Mudzammam adalah orang yang tercela & makna Muhammad adalah orang yang terpuji.

Di dalam dakwah Jahriyah ini Nabi ﷺ ingin menunjukkan syiar Islām & mendakwahi manusia dengan cara shalat di Masjidil Haram sehingga orang² Musyrikin ingin menghalangi beliau dari tujuan ini.

Berkata Abdullah bin Masud ketika Rasulullãh ﷺ berdiri shalat disisi Ka’bah & sekelompok orang² Quraisy di Majelis² mereka tiba² seorang diantara mereka berkata
apakah kalian tidak melihat kepada orang yang sedang Riya ini? Siapa diantara kalian yang mau pergi ke Unta keluarga fulan mengambil kotorannya, darahnya & kotoran bekas Unta melahirkan mereka kemudian datang kesini & menunggu & apabila dia bersujud maka meletakkan kotoran tersebut diantara dua bahunya maka
Maka salah seorang diantara mereka pergi & melakukannya kemudian ketika Rasulullah ﷺ sujud dia meletakkan kotoran² tersebut diantara dua bahu Rasulullãh ﷺ. Nabi pun terdiam dalam keadaan sujud, mereka tertawa terbahak² sehingga sebagian sempoyongan karena tertawa, maka sebagian orang mengabarkan ini kepada Fatimah yang saat itu masih gadis kecil, segera Fatimah datang menuju bapaknya & menghilangkan kotoran dari beliau ﷺ kemudian Fatimah pun mencela orang² tersebut.

Ketika Rasulullah ﷺ selesai shalat beliau berkata
Ya Allāh hancurkanlah orang² Quraisy, hancurkanlah orang² Quraisy, hancurkanlah orang² Quraisy
Kemudian beliau menyebutkan nama

Ya Allāh, hancurkanlah Amr bin Hisyam, Utbah bin Robiah, Syaibah bin Robiah, Alwalid bin Utbah , Umaiyyah bin Khalaf, Utbah bin Abi Muit & Ibarah bin al Walid

Berkata Abdullah bin Mas’ud

maka demi Allāh aku melihat mereka semua mati terkapar pada perang Badr kemudian mereka di seret ke sumur terbuka yang ada di Badr

Kemudian Rasulullãh ﷺ bersabda
orang² yang dibuang di sumur terbuka ini diikuti laknat [Hadīts riwayat Bukhori & Muslim]
Disebutkan didalam sebuah riwayat bahwa yang menaruh kotoran adalah Utbah bin Abi Muit & yang menyemangati adalah Abu Jahl. [hadits riwayat Bukhori dan Muslim]
Dan orang-orang musyrikin sangat terpukul dengan doa ini dan berat bagi mereka karena mereka berkeyakinan bahwa orang yang berdosa di Mekkah adalah Mustajab, perlu diketahui bahwa doa yang diucapkan oleh Nabi ﷺ bukan karena di ganggu tetapi sebabnya adalah karena beliau didustakan & dimaksiati.

Sebagaimana kita tau bahwa beliau ﷺ adalah orang yang paling sabar dalam menghadapi gangguan dakwah, bahkan beliau ﷺ sering mendoakan dengan hidayah.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Abdullāh Roy
Di kota Pandeglang

*Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.