ikhlas

Friday, July 21, 2017

HSI 6.01 – Muqadimah Beriman Kepada Malaikat



Diantara pokok-pokok keimanan yang harus diimani oleh seorang hamba adalah “Beriman dengan malaikat-malaikat Allāh”.

Al-Qurān, As-Sunnah dan Ijmā’ kaum Muslimin menunjukkan tentang wajibnya beriman dengan mereka. Dan kekufuran dengan malaikat adalah kekufuran dengan Allāh ‘Azza Wa Jalla.

Semakin seseorang mengetahui tentang malaikat Allāh secara terperinci maka akan semakin bertambah keimanannya dan akan semakin banyak manfaatnya.
Al-Malāikah (الملآئكة) adalah jamak dari malak (ملك) yang artinya adalah utusan. Mereka adalah makhluq mulia dan dimuliakan. Allāh telah memilih mereka menjadi utusan Allāh kepada makhluqNya.


HSI 6.05 - Nama-nama Yang Tidak Benar Penisbahannya Kepada Sebagian Malaikat


Di sana ada nama-nama malaikat yang masyhūr di kalangan kaum Muslimin akan tetapi tidak berdasarkan dalil yang shahīh.

⑴ IZRĀIL, sebagai nama dari malaikat pencabut nyawa.

Tidak ada dalil yang shahīh bahwa Izrāīl adalah nama dari malaikat pencabut nyawa.
Allāh di dalam Al-Qurān dan Nabi di dalam hadīts yang shahīh hanya menggunakan istilah “Malakul Maut” (malaikat kematian).
Allāh berfirman:

قُلْ يَتَوَفَّاكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلى رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ

“Katakanlah Malakul Maut (malaikat kematian) yang ditugaskan kepada kalian akan mewafatkan kalian kemudian kalian akan dikembalikan kepada Rabb kalian.” (As-Sajdah 11)

Thursday, July 20, 2017

HSI 6.04 - Beriman Dengan Nama-Nama Khusus Malaikat


Diantara cara beriman dengan malaikat yaitu beriman dengan nama-nama khusus sebagian yang ada di dalam dalil yang shahīh.

Adapun yang tidak kita ketahui namanya dan mereka ini jauh lebih banyak, maka kita beriman secara global, artinya beriman dengan adanya mereka meskipun kita tidak mengetahui namanya.

Dan diantara malaikat yang kita ketahui namanya:

⑴ JIBRĪL

Allāh berfirman:


قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَى قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ
“Katakanlah: ‘Barangsiapa yang menjadi musuh Jibrīl maka sesungguhnya dia telah menurunkan wahyu ke dalam hatimu dengan izin Allāh’.” (Al-Baqarah 97)

Wednesday, July 19, 2017

HSI 6.03 - Beriman Dengan Nama-nama Umum Malaikat


Malaikat adalah nama umum bagi makhluq yang mulia ini.

Diantara beriman dengan malaikat Allāh adalah beriman bahwasanya selain nama umum ini (yaitu malaikat), di dalam Al-Qurān Allāh juga memberi nama makhluq yang mulia ini dengan nama-nama umum yang lain.

Allāh menamai mereka sebagai:

⑴ Safarah (سَفَرَةٌ) artinya utusan-utusan.

Allāh berfirman:

Tuesday, July 18, 2017

HSI 6.02 - Beriman dengan Keberadaan Malaikat


Di antara beriman dengan malaikat-malaikat Allāh adalah beriman dengan keberadaan mereka.
 

Dan ilmu tentang keberadaan malaikat adalah termasuk ilmu yang darurat diketahui seorang Muslim.

Allāh telah mengabarkan tentang mereka di dalam Al-Qurān dan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam di dalam hadits-hadits yang shahīh. Disebutkan tentang:

• Sebagian nama-nama mereka
• Sifat-sifat mereka
• Amalan-amalan mereka
• Pertemuan mereka dengan sebagian Nabi dan orang-orang shālih.

Ini semua menunjukkan kepada kita tentang kebenaran keberadaan mereka.

Dan kaum Muslimin telah bersepakat tentang keberadaan malaikat Allāh, bahkan umat-umat yang mendustakan para Rasul, mereka mengakui keberadaan malaikat.

Sebagaimana Allāh sebutkan dalam beberapa ayat, di antaranya adalah:

Firman Allāh ‘Azza wa Jalla:

فَقَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَوْمِهِ مَا هَذَا إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُرِيدُ أَنْ يَتَفَضَّلَ عَلَيْكُمْ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَنْزَلَ مَلَائِكَةً مَا سَمِعْنَا بِهَذَا فِي آَبَائِنَا الْأَوَّلِينَ

“Maka berkatalah sekelompok orang-orang kāfir dari kaum Nūh: ‘Tidaklah orang ini kecuali manusia seperti kalian, ingin melebihi kalian. Dan seandainya Allāh menghendaki niscaya Allāh akan menurunkan malaikat. Kita tidak pernah mendengar hal ini dari nenek moyang terdahulu’.” (Al-Mu’minūn 24)
Dan di antara sifat seorang yang bertaqwa adalah beriman dengan perkara-perkara yang ghāib.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ

“Mereka beriman dengan yang ghāib.” (Al-Baqarah 3)

Tidak boleh seorang Muslim mengingkari keberadaan para malaikat atau ragu-ragu karena tidak pernah melihatnya atau tidak pernah mendengar suaranya. Dan tidak boleh menta’wilnya dengan ta’wil yang tidak berdasar.

Seperti perkataan bahwa malaikat hanyalah nama kekuatan yang baik dan bukan makhluq yang haqiqi.

Barangsiapa yang mengingkari keberadaan malaikat setelah datangnya ilmu yang jelas dan hujjah yang nyata maka sungguh dia telah kufur.




Klik HSI Audio untuk mendownload kajian diatas

 Sumber : Halaqoh Silsilah Islamiyyah bimbingan Ustadz Abdullah Roy Lc. MA.